Cemilan Tradisional Kota Palu

Resep Tradisional Indonesia

25

Indonesia yang lebih dikenal dengan Land Of Diversity, tidak hanya memiliki budaya yang beraneka ragam saja, melainkan cemilan tradisional Indonesia pun ada banyak jenisnya. Sebut saja Kue Tetu. Cemilan ini berasal dari wilayah timur Indonesia yakni Palu. Rasanya yang manis, legit tapi tidak menimbulkan eneg di lidah membuat siapapun terbit air liurnya.  

Biasanya cemilan Kue Tetu ini juga dikenal dengan istilah Kue Perahu dan pada awalnya kue ini hanya bisa ditemukan ketikan bulan puasa saja. Banyak masyarakat di wilayah kota Palu yang memilih kue ini sebagai takjil untuk berbuka puasa. Terbayang kan nikmatnya? Yuk, intip resep cemilan tradisional Indonesia ini, barangkali saja Anda berniat untuk mengolahnya sendiri di rumah:

Bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat resep makanan Kue Tetu adalah seperti di bawah ini:

  • Daun pandan yang berukuran besar yang berfungsi untuk menimbulkan aroma harum ketika menyantap kue ini.
  • I cup atau sekitar 200 gram tepung terigu untuk adonan dasarnya.
  • 2 sendok makan tepung beras. Jika Anda tidak menyukai penggunaan tepung beras, bahan ini dapat di-stop dan rasanya tetap enak, lho!
  • 3 cup santan dengan tingkat kekentalan yang sedang
  • I sendok teh garam, untuk perasa yang membuat kue menjadi lebih gurih
  • Gula merah, secuu saja atau sesuai dengan keinginan Anda
  • Gula pasir Gulaku secukupnya, atau tentu saja sesuai dengan takaran yang disukai.

Setelah mempersiapkan bahan-bahan di atas langkah selanjutnya adalah pembuatannya sebagai berikut:

  • Buat bentuk perahu menggunakan daun pandan besar yang tidak terlalu muda atau terlalu tua sehingga mudah dibentuk dan tidak gampang sobek. Kemudian lipat kedua ujung daun lalu ujungnya dirobek menjadi 3 bagian. Setelah itu lipat dan sambungkan kedua ujung yang dirobek ke tengah, beri staples atau klip. Jadi deh, daun pandang dengan bentuk perahu.
  • Langkah berikutnya adalah siapkan gula merah yang telah disisir atau diparut dan gula pasir Gulaku yang manisnya asli dari tebu pilihan. Campurkan hingga rata.
  • Setelah tercampur rata letaknya ke dalam cetakan pergaulan yang tadi dibuat dari pandan, kemudian sisihkan.
  • Lalu lanjutkan dengan mencampurkan tepung terigu, tepung beras, garam, dan santan kental dalam wadah lain hingga ratam jika sudah tercampur rata, segera saring adonan sehingga kotoran dari gula merah tidak tercampur ke dalam kue.
  • Kemudian panaskan kukusan hingga air mendidih dengan sempurna.
  • Setelah air mendidih masukan cetakan pandan yang telah diisi dengan campuran gula merah dan gula pasir Gulaku ke dalam kukusan. Lalu tuang adonan terigu, tepung beras, garam dan santan kental ke dalam cetakan pandan tersebut. Tutup kukusan dengan lap bersih, gunakan api kecil agar matang sampai ke bagian dalam kue.
  • Biasanya kue ini dapat matang sempurna dalam waktu sekitar 7 hingga 10 menit. Jika sudah matang kemudian angkat dan tiriskan.
  • Kue Tetu juga dapat disimpan ke dalam lemari pendingin jika lebih suka menyantapnya dalam keadaan dingin.

Mudah sekali bukan proses pembuatan cemilan tradisional Indonesia ini? Anda dapat menikmati kue ini dengan secangkir teh atau kopi panas di sore hari. Pasti tambah mengasyikkan, ya. Selamat membuat dan selamat menikmati.