Politik Indonesia

Mempersiapkan Untuk Capres 2019

80

Politik Indonesia – SBY dapat menentukan penantang Jokowi, Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa menjadi raja yang akan memutuskan apakah Prabowo Subianto atau Anies Baswedan akan muncul sebagai saingan Presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden yang akan datang. Partai Gerindra mengumumkan pada Kamis malam bahwa partai Prabowo dan Yudhoyono, akan segera bertemu untuk membahas proposal untuk memasangkan mantan komandan Pasukan Khusus Angkatan Bersenjata dengan putra tertua Yudhoyono dan pewaris politik, Agus Harimurti. Proposal itu muncul di tengah laporan bahwa Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional sekutu terdekat Gerindra dan kritis terhadap peluang Prabowo untuk dinominasikan,

Sedang mempertimbangkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan bukannya Prabowo sebagai calon presiden mereka. Tanpa PAN dan PKS Gerindra harus bergabung dengan Partai Demokrat untuk menjatuhkan Prabowo dalam pemilihan, karena hanya memiliki 13 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat, 7 persen lebih pendek dari ambang minimum presiden. Sebuah koalisi antara Gerindra dan Partai Demokrat, jika terwujud, akan memaksa PAN dan PKS bergabung dengan kubu Prabowo atau koalisi Jokowi, karena partai-partai ini tidak memiliki cukup suara gabungan untuk mengikuti pemilihan. Info terkait suhu politik akhir-akhir ini bisa anda dapatkan di matamatapolitik.com.

Menurut wakil sekretaris jenderal Demokrat Andi Arief, Prabowo membuat tawaran bagi Agus untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden di sampingnya. Partai akan membahas [proposal] secara internal,” ucap Andi dalam sebuah pernyataan beberapa jam setelah pertemuan Syarif dengan Prabowo. Kami berharap akan ada pertemuan besar antara SBY dan Prabowo secepatnya, setelah kami mencapai kesepakatan tentang struktur koalisi kami dan apakah Agus akan menjadi calon wakil presiden, seperti kata Prabowo,” imbuhnya. Tidak jelas apakah Yudhoyono akan menerima usulan Gerindra, karena dia dan Prabowo memiliki hubungan yang masih beku.

Partai Demokrat, yang dilaporkan gagal membujuk Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mencalonkan diri bersama Agus melawan Jokowi, telah melontarkan gagasan untuk memasangkan Agus dengan Anies dengan dukungan PKS dan PAN. Opsi untuk memasangkan Anies dengan Agus telah muncul di antara kader, meskipun tidak sekuat opsi pasangan Kalla-Agus. Partai itu sekarang sedang mempertimbangkan beberapa opsi lain. Bisa jadi Anies-Agus, Gatot Nurmantyo-Agus, atau opsi lainnya. Para kader telah menyuarakan banyak aspirasi dan kami mendengarkannya, kata eksekutif Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pada hari Kamis. Dan semua ini bisa anda dapatkan berita terkininya di matamatapolitik.com yang menyajikan info actual terkait kondisi Politik Indonesia.